Nayeon, Siswi Budak Seks
Nayeon ABG yang masih duduk di bangku SMP , tapi sudah sering berganti ganti cowok . Karena ke cantikan dan ke sexy-an nya telah menarik birahi wali kelasnya . Wali kelasnya berhasil memancingnya ke kantornya , dan memperkosanya di sana , tidak hanya itu wali kelasnya juga berencana menjadikan Nayeon budak sexnya.
“ Nayeon , lihat hasil ulangan kamu , tidak lebih dari angka 4 “ kata pak Solihin . Nayeon menundukan kepalanya .
“ Apa kamu pikir bisa , naik kelas dengan hasil seperti ini , sebentar lagi ujian kenaikan kelas , bagaimana ini..” kata pak Solihin lagi .
“ ma maaf pak..” kata Nayeon terbata .
“ dengar Nayeon , sebagai wali kelas mu , saya tak mau kamu tinggal kelas , saya tak mau ada satu murid pun tinggal kelas , saya malu..” kata pak Solihin lagi .
Nayeon terdiam . Lalu pak Solihin dengan lembut membelai rambut halus Nayeon . Dia berkata lembut “ nah , Nayeon , coba katakan , apa kesulitanmu.?” .
“ eh , saya sulit manghafal rumus pak..” kata Nayeon .
Pak Solihin menarik nafas , dan berkata “ begini saja , sepulang sekolah nanti , kamu ke mari , aku akan memberi kamu les privat , gimana..?” .
“ terima kasih pak , tapi saya tak punya biaya pak..” kata Nayeon . Pak Solihin tersenyum “ saya tak minta uang , saya hanya mau membatu kamu..” .
“ terima kasih pak , saya akan kemari setelah bubar sekolah nanti “ kata Nayeon .
“ Bagus Nayeon , sekarang kamu boleh kembali ke kelas , belajar yang rajin yah..” kata
pak Solihin .
Nayeon berjalan keluar ruang pak Solihin . Tubuhnya yang ramping , bertambah sexy dengan Rok birunya yang agak mini , 10 cm di atas lutut . Memperlihatkan kakinya dan sebagian pahanya yang putih mulus . Wajah imut murid kelas 2 SMP itu ,telah menarik nafsu pak Solihin .
Pak Solihin adalah kepala sekolah , yang juga wali kelas Nayeon . Pak Solihin selalu berlaku , wibawa tinggi dan sopan santun . Semua guru ,apa lagi murid murid segan dengan dia . Dengan umurnya yang 45 tahun , wajahnya cukup ganteng . Dan tubuhnya atletis , maklum dia sangat suka berolah raga .
Tapi di balik semua itu , Pak Solihin mempunyai nafsu bejat terhadap Nayeon . Sudah lama dia memperhatikan Nayeon .
Di lain pihak , Nayeon memang ABG yang rusak . Dia memang seperti perek . Hobinya gonti gonti cowok . Dan mengejar cowok yang berduit . Walau usianya baru 14 tahun , tapi karena pergaulnya yang bebas , Dia jadi seperti itu . Bahkan ada gosip gosip yang berkata , Nayeon juga menjual dirinya pada om om..
Inilah yang membuat Pak Solihin makin nafsu sama Nayeon . Dia memakai alasan memberi les privat , tapi sebenarnya akan melecehkan Nayeon .
Siang itu tepat pukul 1.30 siang . Semua murid keluar meninggalkan kelas . Dan Seorang di antaranya berjalan menaiki tangga ke lantai 3 , dimana ruang kantor pak Solihin berada . Dia mengetuk pintu .
“ masuk , ayo masuk ..” sambut pak Solihin. Nayeon masuk ke ruang itu . Kening nya tampak berkeringat . Pak Solihin memberinya tissue “ nih , hapus keringat mu..” .Lalu menyuruh Nayeon duduk di sofa .
“ Terima kasih pak “ kata Nayeon ,lalu duduk di Sofa . Mata pak Solihin menatap tajam paha Nayeon , yang rok mininya agak terangkat . Nayeon entah sadar atau tidak , dia duduk diam dan tersenyum , sambil menghapus keringat di keningnya .
Lalu Pak Solihin memberinya , kertas berisi soal soal matematika . “ Nayeon ,Coba kerjain soal soal ini” . Nayeon mengambil soal itu . Kening mengenyit . Lalu dia mengambil pen nya . Pen itu hanya di putar putar oleh jari jarinya .
Setelah beberapa saat , tanpa melakukan apa pun ,pak Solihin menegurnya “ kenapa , sulit yah..” . Nayeon mengangguk “ iyah , pak saya tak mengerti ..” .
Pak Solihin memgambil kertas soal itu . Dia merobeknya , “ matematika itu memang menyebalkan yah ..” katanya . Nayeon benggong melihat kelakuan Pak Solihin itu .
“ Nayeon , kamu tak perlu belajar matematika yang menyebalkan ini , Saya bisa memberimu nilai 10 , setiap kali ulangan , tanpa kamu susah susah belajar , asal kamu mau ….” . Tangan pak Solihin meraba lutut dan paha Nayeon .
Nayeon berdiri , dia kaget . Dadanya berdegup keras . ABG berpengalaman seperti Nayeon tentu tahu maksud buruk pak Solihin . “ asal saya mau apa Pak ? ..” katanya .
Pak Solihin tersenyum “ asal kamu mau memuaskan nafsu saya , Nayeon saya tergila gila sama kamu..” .
“ maaf pak , saya tak bisa..” lalu Nayeon berjalan ke arah pintu . Dan membuka pintu . Tapi pintu itu terkunci . “ Pak tolong , bukakan pintunya pak..” kata Nayeon .
Pak Solihin hanya tersenyum . Tangannya lalu meraih sebatang Rotan .
Nayeon mulai panik , tangannya memukul mukul pintu . kakinya juga menendang nendang pintu . “ Tolong , tolong…. “ jeritnya panik .
“ iyah , tolong tolong , saya mau memperkosa perek yang bernama Nayeon..” kata pak Solihin mengejeknya .
Nayeon terus berteriak , tapi tak ada orang lagi di sana .
Tiba tiba “ ctarr…” . Pak Solihin tepat memukul pantanya keras . Nayeon menjerit keras sambil memegang pantatnya . “ Auuuwww sakitt ammpun jangan pukul pak..” . Pak Solihin tertawa .
“ Nayeon , saya itu cinta damai , saya tak suka kekerasan , asal kamu menurut , aku tak akan memukul kamu , Nayeon sayang..” . kata Pak Solihin .
Nayeon gemetar . Dia menetap pak Solihin . “ Nayeon sini dan duduk di Sofa itu .. “ . Pak Solihin memerintah Nayeon . Nayeon pun menurut . dia duduk lagi di sofa itu .
Dan pak solihin duduk di meja kerjanya . Tangannya memegang batang rotan itu . Nayeon Agak gemetar ketakutan “ pak , ampun jangan pukul saya…” . Pak Solihin tersenyum , lalu dia meletakan batang rotan itu .
“ tenang saja , saya tak akan memukul kamu asal kamu nurut ngeti..” . Nayeon terisak dan mengangguk.
“ Nayeon , saya banyak mendengar gospi gosip , katanya kamu suka di booking om om yah ?” tanya Pak Solihin . Nayeon terhentak “ tidak pak , sumpah , saya tak pernah , gosip itu cuma untuk meledek saya , saya di bilang perek..” .
“ ok ok Nayeon , saya percaya… “ kata pak Solihin . Dan Dia bertanya lagi “ Nayeon apa kamu masih perawan..” .
Nayeon tertunduk , dia diam , dan pak Solin mengulangi pertanyaannya lagi “ Nayeon apa kamu perawan , jawab ” .
Nayeon menatap pak Solihin ,dia mengeleng “ saya sudah tidak perawan..” . Air matanya meleleh . Pertanyaan memalukan itu terpaksa di jawabnya.
“ Bagus , bagus..” kata pak Solihin . “ Siapa yang perawanin kamu ?” tanyanya lagi Nayeon tertunduk , dan diam saja .
“ Nayeon , kalau saya tanya , kamu harus jawab , kamu tak mau di pukul kan..” . katanya . Nayeon berkata “ jangan pukul pak , yang perawanin saya Anto pak ..”.
Pak Solihin berpikir sebentar “ Anto yang kelas 3 itu , yang bawa mobil sedan biru itu ..” . “ iyah pak…” kata Nayeon . “ Jadi itu pacar kamu ?.” kata pak Solihin .
“ Dulu pak , Anto pacaran sama saya 3 bulan , terus putus .. “ kata Nayeon . Pak Solihin tersenyum “ oh lalu…” .
“ Lalu saya pacaran sama , Rudi .. itu juga cuma dua bulan .. dan terus sama Ayung 4 bulan dan sama Ginno itu pun baru putus..” kata Nayeon .
Semua cowok yang di sebutkan itu rata rata anak orang berduit . Mereka semua membawa mobil pribadi . Pak Solihin mengelengkan kepala .
“ Nayeon sama semua cowok cowok kamu itu , kamu pernah di entot..” kata pak Solihin Nayeon mengangguk . “ Wah , umur kamu baru 14 tahun , tapi sudah pernah di entot sama 4 cowok , hebat sekali ck ck ck..” kata pak Solihin tersenyum .
Nayeon tertunduk wajahnya memerah . “ eh saat pertama sama si Anto , apa kamu di paksa..” tanya pak solihin . Nayeon mengeleng “ tidak pak , suka sama suka..”
Pak Solihin mangut mangut “ kamu merasa nikmat ngak ..?” tanyanya . Nayeon mengeleng “ pertama kali saya sakit sekali pak , saya berdarah .. tapi setelah itu .. besok besoknya saya baru bisa merasa nikmat pak..” .
Pak Solihin mulai ereksi . Dia meraba selangkangannya . “ Nayeon , kamu suka yah di entot..” .tanya pak Solihin . Nayeon hanya menundukan kepalanya .
Pak Solihin tersenyum , “ Nayeon kamu suka , main sex, apa kamu pernah isep ****** cowok cowok kamu..?” . Nayeon mengangguk.
“ Lalu cowok cowok kamu pernah jilati memek kamu ngak.? “ tanya pak Solihin lagi . Nayeon mengankat wajahnya “ Cuma Rudi yang pernah , yang lain tak mau..” kata Nayeon . Pak Solihin menganguk .
“ Wah , sayang yah , padahal kamu suka yah di jilatin memeknya yah.” kata pak Solihin . Nayeon tersenyum , “ koq bapak tahu sih , saya suka di jilatin..” kata Nayeon tanpa sadar . Pak Solihin tersenyum . Dan Muka Nayeon kembali memerah .
Rasa takut Nayeon berkurang , dia mulai terlihat lebih Rilex .
“ Nayeon , boleh ngak saya jilatin memek kamu..” tanya pak Solihin . Nayeon tersenyum malu . Dia menganguk . “ Baik saya akan jilatin memek kamu sampai kamu puas .. Tapi saya mau main main dulu dengan kamu . Permainan Sex tentunya..” kata pak Solihin tersenyum .
“ Nayeon coba kamu duduknya ngangkang , saya mau lihat celana dalam kamu..” kata pak Solihin . Nayeon menunduk , lalu dia melebarkan kakinya . Dan celana dalamnya yang putih terlihat jelas pak Solohin . Celana dalamnya tampak ada sedikit basah tepat di selangkangannya .
Pak Solohin menjadi penasaran , dia mendekat , dan meraba celana dalam Nayeon . Nayeon mengelijing . Pak Solihin tahu itu cairan vagina Nayeon . Karena bercerita tentang hal hal itu , membuat Nayeon agak terangsang .
“ Nayeon kamu terangsang yah..” tanya pak Solihin . Nayeon tak menjawab , lalu menutup kakinya , mukanya merah “ malu pak , saya malu..” .
Lalu kembali pak Solihin meminta Nayeon duduk mengangkang . Dan Pak Solihin kembali duduk di atas meja kerjanya . Nayeon berkata “ pak malu , saya malu duduk begini di lihatin bapak..” . seraya merapatkan kakinya .
“ eit , jangan di tutup , kamu janji mau nurutkan , kamu gak mau di pukulkan..” kata pak Solihin . Nayeon menundukan kepalanya , dan kembali duduk dengan posisi merangsang . Kakinya terbuka lebar , memperlihatkan selangkangan celana dalam putihnya . Nayeon benar benar di buat malu.
Di saat Nayeon menunduk malu , dan tiba tiba , ada sinar putih terang nyala sekejap . “ Ahh , pak jangan di foto .. “ lalu kakinya menutup rapat . Pak Solihin tersenyum “ tenang saja , ini buat koleksi pribadiKu..” .
“ ayo Nayeon , buka lagi kaki kamu lebar..” kata pak Solihin . “ Pak saya tidak mau di foto seperti ini , malu pak..” kata Nayeon . Dia hampir menanggis . Pak Solihin memegang tongkat rotan nya . “ Kamu ini mesti di pukul yah..” kata pak Solihin .
“ Jangan , jangan pukul , saya buka..” kata Nayeon dan langsung membuka kakinya lebar lebar . Pak Solihin langsung memfotonya lagi . Beberapa shoot lalu meminta Miila melepas kancing bajunya .
Nayeon tak kuasa , dia menangis ,” tolong pak , saya malu , jangan permalukan saya tolong lah pak…” kata Nayeon memelas .
Pak Solohin memberinya shock terapi , satu pukulan rotan , tepat di pahanya . Tak terlalu keras , tapi cukup menyakitkan . “ ahhhggg …” jerit Nayeon dan Nayeon menangis
“ Eh dengar yah , jangan menolak permintaanKu , Kamu akan jadi budak sex Ku sekarang..” kata pak Solihin . Nayeon terisak . Pak Solihin mengambil tissue , dia melap air mata Nayeon . “ maaf yah sayang , saya tak akan memukul kamu , asal kamu nurut .” kata pak Solihin lembut.
“ sekarang buka kancing baju kamu seluruhnya , dan duduk ngangkang..” perintah pak Solihin . Tak ada pilihan lain , Nayeon menuruti perintah pak Solihin .
Dia membuka bajunya . dan terlihat Bhnya yang modelnya seperti kaos kutang , tapi pendek . Dan Duduk mengangkang . Pak Solihin memfoto Nayeon lagi ,dalam posisi seperti itu ,beberapa shoot .
Lalu pak Solihin mengeluarkan sebungus Rokok , dan menyalakannya , dia menghisap rokok itu , lalu memberikan pada Nayeon . “ Ini , isap rokok ..” kata pak Solihin . Nayeon memang suka merokok . Lalu dia menghisapnya .
Pak Solihin memfotonya lagi , Nayeon dengan baju terbuka , Branya putih ,dan duduk ngangkang dengan celana dalam putih
Lalu pak Solihin mengangkat branya , dan Buah dada Nayeon yang kecil terlihat . dangan putting yang kecil ,dan berwarna ke merahan . Pak Solihin meraba putingnya , lalu meremas lembut buah dadanya Nayeon mengelijing . Kembali pak Solihin memfotonya beberapa shoot .
Lalu tangan pak Solihin merayap ke bawah , dan manyibak celana dalam Nayeon .Mata pak Solihin melotot melihat Vaginanya , sama sekali bersih tanpa bulu , kecil dengan bibir vagina yang agak basah , merah . Pak Solihin menciumi vaginanya , Nayeon mengelijing . “ wah , Nayeon memek kamu harum yah..” katanya . Nayeon diam tak menjawab .
Tangan Nayeon di pegang , dan dibawa ke bawah “ Nayeon , sibak celana dalam kamu seperti ini yah , saya mau foto kamu..” kata pak Nayeon .
Nayeon tak bisa berbuat apa apa , selain memenuhi kemauan gurunya itu . Pak Solihin memfotonya beberapa shoot , terutama di bagian vaginanya .
Setelah puas dengan itu , Pak Solihin , membuka celananya , dan juga kolornya . Penisnya yang hitam besar , ngaceng tegak sekali . Nayeon melotot melihatnya . Walaupun Nayeon sudah melihat penis penis cowoknya tapi tak ada yang sebesar pak Solihin punya .
Dia mengocok ngocok penisnya sendiri dan mendekati Nayeon “ Nayeon , ayo isepin ******Ku..” kata pak Solihin . Tangan Nayeon gematar , dan meraih batang penis pak Solihin , Lalu Nayeon menjulurkan lidahnya dan menjilat ujung penis pak solihin . Pak Solihin mendesah “ ahhh……” .
“ Nayeon , lebih besar ****** saya , apa ****** pacar pacar kamu..” tanya pak Solihin .
“Punya bapak besar sekali..” kata Nayeon pelan.. Tangan pak Solihin mengelus rambutnya “ kamu suka sama ****** saya..” tanya pak Solihin . Nayeon mengeleng “ saya takut bapak punya besar sekali ..” .
“ Nayeon , kamu harus suka punya saya , ayo buka mulut kamu yang lebar, dan kulum..” perintah pak Solihin . Nayeon mundur sedikit , “Pak , saya jilatin aja , saya suka jilatin bapak punya..”
“ iyah , tapi saya suka di kulum..” kata pak Solihin dan terus mendorong penisnya masuk ke dalam mulutnya. Sementara tanganya masih memegangi rambut Nayeon. Nayeon meronta , dan mengatup mulutnya rapat .
Tapi tangan gurunya itu meraba buah dada kanan Nayeon dan menjepit puting susunya. Nayeon menjerit keras, dan Pak Solihin langsung mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan Nayeon. Penis besar itu mulai bergerak maju mundur, sementara Nayeon berusaha melepaskan diri sambil terbatuk-batuk.
Nayeon benar-benar shock. Penis Pak Solihin yang besar tegang dan keras itu masuk hingga tenggorokannya, ia dapat merasakan sesuatu yang asin dan lengket di dalam mulutnya.
Lalu dengan kedua tangannya pak Solihin memegang kepalanya lalu memaju mundukan penisnya dalam mulut Nayeon yang kecil . Pak Solihin mendesah dan mengeram kenikmatan . “ ohh , nikmat sekali Oh , gua bisa keluar nih..”
Nayeon tahu pak Solihin akan mengalami ejakulasi di dalam mulutnya. Kembali ia meronta berusaha menarik kepalanya.
Tapi dengan kasar pak Solihin menarik kepala Nayeon, penisnya makin masuk ke dalam tenggorokan Nayeon dan menahan kepala Nayeon hingga tidak bisa bergerak. Pak Solihin kemudian menarik sedikit penisnya dan tertawa melihat Nayeon tersengal-sengal menghirup udara.
Pak Solihin tidak bisa bertahan lama di mulut Nayeon. Tiba-tiba Pak Solihin mulai mengerang dan mendengus, tangan yang ada di buah dada Nayeon mulai meremas dan menarik-narik buah dada Nayeon, sedangkan tangan yang lain memegangi kepala Nayeon dan menggerakannya makin cepat, membuat Nayeon mengulum makin cepat dan dalam.
Sperma Pak Solihin menyembur di dalam mulut Nayeon, menyemprot ke dalam tenggorokan Nayeon, membuat Nayeon terbatuk-batuk. Penis Pak Solihin tetap ada di dalam mulutnya, memompa dan menyembur selama sesaat. Akhirnya Pak Solihin menarik penisnya perlahan hingga seluruhnya keluar dari mulut Nayeon.
Sperma berwarna putih dan lengket mengalir keluar dari mulut Nayeon, mengalir turun membasahi serangam SMP nya
Nayeon terisak lagi . Pak Solihin mengambil tisuue dan melap bibir Nayeon , dan juga melap air matanya . “ kenapa menangis , kan kamu juga sudah sering ngulum ****** cowok ..” . Nayeon terdiam lalu berkata “ bapak punya terlalu besar , mulut saya sakit..” katanya .
Pak Solihin mencium bibirnya . “ Nayeon , sekarang kamu buka celana dalam kamu , aku mau menjilati memek kamu..” katanya .
Nayeon dengan ragu dan terpaksa , melepas celana dalamnya . Pak Solihin tersenyum “ bagus , sekarang , kamu duduk , dan buka kaki kamu lebar “ . Lalu Nayeon duduk dan melebarkan kakinya . Vaginanya yang tak berbulu itu terpampang lebar . Pemandanan yang sungguh erotis .
Lalu Dia jongkok dan menciumi vagina Nayeon . Nayeon tersentak, ketika dirasanya sebuah tangan mulai merabai vaginanya."Mmmmphhh," Nayeon mengerang .
Tiba-tiba Nayeon merasakan kehangatan mengalir di vaginanya, tubuhnya tersentak, dan tanpa sadar pinggulnya terangkat. Nayeon merasa sangat nikmat ketika lidah Pak Solihin menjilati bagian dalam bibir vaginanya, membuatnya basah .
Nayeon sama sekali tidak bisa melawan sensasi yang timbul di vaginanya. Untuk beberapa menit Pak Solihin terus menjilati bibir vagina Nayeon, menciuminya dan menjilati cairan yang keluar dari vagina Nayeon. Dari mulut Nayeon terdengar pelan desahannya . “ aaahhh ahhh ahh…” .
Pak Solihin , meraih kedua tangan Nayeon , meletakan dekat vaginanya , dan menyuruhnya membuka lebar bibir vaginanya dengan tangannya . Sehingga Klitorisnya tertampang jelas . Agak merah , membesar dan berlendir .
Pak Solihin sangat hati-hati dan lembut ketika menjilati vagina Nayeon itu. Kaki dan pinggul Nayeon bergarak dan tersentak-sentak tanpa bisa dikendalikan oleh Nayeon.
Nayeon benar benar terangsang . Dan rupanya Nayeon mudah terangsang . Dia termasuk cewek yang mudah terangsang , dan nafsunya besar . Pak Solihin masih terus menjilati klitorisnya . Lendir yang keluar pun jadi , makanan lezat bagi gurunya itu Nayeon terus mengejang , nikmat desahan desahnya makin sering terdengar .
Tangan Nayeon semakin membuka lebar bibir vaginanya , Dan pak Solihin makin mempercepat sapuan lidahnya . Pantat Nayeon terangkat , dan Dia mengejang sesaat , lalu kembali lemas . Kakinya mengejet beberapa kali .
Nayeon mendesah panjang “ ahhhhh….” . Nayeon telah mendapat orgasmenya .
Pak Solihin , menatapnya tersenyum . “ Nayeon , nikmat yah…” kata pak Solihin . Nayeon tak menjawab , dia menunduk , dan mukanya merah .
“ Nayeon sekarang saya akan entotin kamu yah..” kata pak Solihin .
Nayeon tersentak , dia merinding dan menjerit "Jangan, jangan, saya mohon, saya takut , punya bapak terlalu besar , Saya akan lakukan apa saja , jangan entot pak..” Nayeon merengeng rengeng .
Pak Solihin cuma tersenyum “ tenang saja , Nayeon , nanti juga kamu nikmat koq..”
Pak Solihin mengangkat kaki Nayeon lebih tinggi lagi. Penis Pak Solihin sudah berada di hadapan vagina Nayeon dan menyentuh bibir vaginanya.
Nayeon gemetar , rasa takut melebihi rasa nikmatnya . Pak Solihin mengesek ujung penisnya di klitoris Nayeon.
Lalu dengan perlahan Pak Solihin mulai mendorong penisnya, Nayeon menangis memohon agar Pak Solihin berhenti. Tanpa mendengarkan tangisan Nayeon, Pak Solihin terus mendorong dan merasakan bibir vagina Nayeon mulai terbuka. Dan Dari mulut Nayeon terdengar jeritnya “ ahwwwwww “
Nayeon merasa nyeri di vaginanya . Liangnya di buka paksa oleh penis besar pak Solihin . Nayeon mengejang .
Lalu Pak Solihin merasakan kepala penisnya mulai masuk ke dalam vagina Nayeon diiringi oleh hentakan nafas dari Nayeon. Terus mendorong, Pak Solihin merasakan jepitan erat dari dinding vagina Nayeon di penisnya.
Pak Solihin melihat Nayeon, gadis kecil yang cantik sekali, dan tubuh yang merangsang. Tengah merintih kesakitan , dan mengerang .
Perlahan Pak Solihin mulai mendorong lagi, ia sangat bernafsu untuk merasakan nikmat vagina Nayeon . Nayeon sudah meronta sekuat tenaga, tapi Pak Solihin tidak merasakannya sedikitpun. Perlahan, perlahan sekali , Akhirnya penis sepanjang 20 cm itu terbenam seluruhnya . Nayeon menjerit keras “ aghhh ,sakittt. Sudah cabut..”.
Pak Solihin , melumat bibir mungil Nayeon untuk membungkam jeritnya . Dan perlahan dia mengoyang penisnya . Nayeon mengejen , kesakitan . Pak Solihin terus mengeluarkan dan memasukan penis besarnya di liang vagina gadis kecil 14 tahun itu . Nayeon terus mengeliat , menahan nyeri di vaginanya .
Pak Solihin terus bergerak pelan , Nayeon mulai tenang . Pak Solihin trus mengoyang pelan . “ aghh aghh sakit pak..” . Tapi pak Solihin tak peduli . Terus mengoyang dengan pelan .
Sampai pak Solihin merasa sudah hampir sampai di puncak kenikmatannya , ,dan mulai mengoyang cepat , dan menghentak hentak . Ini membuat Nayeon menjerit jerit kesakitan “ aggghh sakit pelan pelan , aghhhh sakit..” .
Pak Solihin , terus mengoyang , dan mendengus . Dan akhirnya dia membenamkan habis batang penisnya , lalu Dia tegang . dan menumpahkan spermanya di liang vagina Nayeon . Perlahan penis besarnya mengecil , dan mulai di cabut dari liang vagina Nayeon . Sperma Pak Solihin turut mengalir keluar , bersamaan penisnya .
Nayeon lemas sekali , dan nafasnya tersenggal , dia terisak menangis . “ Nayeon kenapa menangis , kaya perawan saja..” kata pak Solihin .
Nayeon menatap pak Solihin , “ waktu saya di perawanin ,tidak sesakit ini ,pak .” kata Nayeon sambil terisak . Pak Solihin tersenyum , “ iyah saya tahu , karena memek kamu belum terbiasa sama ******Ku , besok besok pasti memek kamu biasa koq..” .
“ Besok besok , Apa maksud bapak..” kata Nayeon . “ iyah , kalau besok aku entot kamu pasti kamu sudah tak begitu sakit lagi , karena memek kamu sudah melar , ha ha ha…” kata pak Solihin . “ tidak pak saya , tidak mau lagi..” kata Nayeon .
Pak Solihin tersenyum “ kamu tahu , apa gunanya , Aku memfoto kamu tadi..” . Nayeon tertunduk , dia sudah tahu ini pasti terjadi . “ maaf , Nayeon kamu akan jadi buduk nafsuKu , sayang ha ha ha ” kata pak Solihin sambil tertawa .
Lalu Pak Solihin memberinya beberapa lembar tisuue , “ nih , lap memek kamu , ayo aku antar kamu pulang..” katanya . Nayeon membersihkan sisa sisa sperma gurunya , lalu memakai kembali seragamnya .
“ ayo , aku antar..” kata pak Solihin . “ Tidak usah pak , saya pulang sendiri saja..” tolak Nayeon .
Tapi Pak Solihin bersikeras , mau mengantar Nayeon pulang “ saya mau tahu kamu tinggal dimana..” katanya . Akhirnya pak Solihin mengantarnya pulang dengan mobilnya .
Nayeon mengetuk pintu rumahnya , begitu tiba di rumahnya . Pintu itu terbuka “ Nayeon kenapa baru pulang , sudah jam 6.00 malam..” kata mamanya . Mamanya memandang pak Solihin , mukanya garang “ dan siapa ini..” katanya .
“ maaf , bu , saya guru Nayeon ..” kata pak Solihin Sopan . Raut wajah mama Nayeon berubah “ oh maaf , saya tak tahu , ada apa pak , apa Nayeon berbuat salah..” tanya mamanya kawatir .
Pak solihin tersenyum ,” oh tidak tidak..” katanya .
Lalu mama Nayeon mempersilakan , pak Solihin masuk ,dan duduk di ruang tamu . Dan juga menyajikan teh hangat . “ silakan pak , cuma air teh saja..” kata mama Nayeon
Pak Solihin meminum teh itu , dan mama Nayeon berkata “ maaf yah pak , Nayeon itu suka nakal , dan malas belajar , kerjanya cuma pacaran saja..” .
“ ah.. tidak Bu , Nayeon itu cukup baik koq , dia disiplin , rajin..” kata pak Solihin .
Nayeon tersenyum saja . Mama Nayeon tercengang “ tapi ,banyak temannya melapor pada saya , Nayeon itu ….” Kata mamanya , yang langsung di sela pak Solihin .“ Bu , jangan dengarin , teman temannya itu cuma iri , sama Nayeon ..” kata pak Solihin. Mama Nayeon menganguk .
“Lalu tujuan bapak kemari ada apa yah..” tanya mama Nayeon . “ Begini bu , saya ingin memberi tahu ibu , Nayeon mendapat pelajaran tambahan , Les privat sama saya , untuk meningkatkan prestasinya.. jadi Nayeon akan sering pulang telat ,” kata pak Solihin .
“ Oh . wah terima kasih pak ” kata mama Nayeon .
Lalu tiba tiba Della , adik Nayeon datang dan mengeleyot di mamanya . Mata pak Solihin menatap liar pada Della yang berseragam SD itu .
“ ini anak sudah besar juga , masih manja..” kata mamanya . Pak Solihin bertanya “ wah , kelas berapa adik ini ? ” . Della langsung menjawab “ kelas 6…” .
Pak Solihin tersenyum “ wah ebtanas untuk SD sudah dekat nih , tinggal dua bulan lagi , harus rajin belajar yah..” .
Mama Nayeon langsung menjawab “ iyah , ini adik Nayeon juga sama , malas belajar..” .
Pak Solihin tersenyum “ wah , kalau mau sekalian saja sama Nayeon , saya bantu Les Privat , tidak perlu bayar koq..” .
Nayeon langsung menjerit “ JANGANNN…..” .
“ Nayeon , apa apaan kamu..” kata mamanya . Lalu mama Nayeon menatap pak Solihin , “ Terima kasih , atas perhatian bapak , saya akan suruh Nayeon ,membawa Della sekalian , untuk les Privat..” kata mama Nayeon .
Pak Solihin tersenyum , “ bagus , bagus.. oh yah , hari sudah malam , saya mohon pamit yah Bu…” . “ oh , iyah silakan pak terima kasih banyak…” kata mamanya.
Pak Solihin beranjak , lalu menuju pintu , di susul Nayeon . “ Pak , tolonglah , adik saya masih kecil , jangan di rusak…” kata Nayeon . Pak Solihin tersenyum , “ lalu apa Aku harus merusak mama kamu ha ha ha..” .
Nayeon diam , matanya menatap pak Solihin . “ Nayeon , besok jam 11 .00 kamu sudah harus ke ruangKu , jangan sampai telat . kamu tak mau foto foto erotis kamu sampai ke mama kamu kan..” . Nayeon terenyuh .
Pak Solihin , masuk ke mobil, dan memacu mobilnya kencang.



Comments
Post a Comment